Rabu, 03 April 2013

PLUS + ala Adjie

16.02.00 0 Comments
Sudah sering mendengar nama Adjie Silarus. Yah, nama itu sudah popular. Popular sebagai seorang meditator handal. Meditator yang menggunakan metode unik yang sebenarnya mudah dan biasa menjadi sesuatu yang bermanfaat. Apakah itu? Ia menyebut konsep meditasinya sebagai “Sejenak Hening”. 

Adjie Silarus merupakan salah satu Meditator yang memiliki pendekatan unik dalam mengenalkan manfaat dan kegunaan meditasi. Dengan konsep ini, Adjie Silarus menjelaskan bahwa meditasi ini tidak membutuhkan waktu lama, dan bahkan dapat dilakukan hanya dalam waktu satu menit saja. Dengan melatih diri, kita dapat merasakan mengembalikan kebugaran serta pikiran positif kapanpun dan di manapun kita berada.

Meditasi “Sejenak Hening” sudah banyak dipakai oleh berbagai perusahaan besar di Indonesia. Mereka kerap mengundang Adjie Silarus untuk melatih karyawan mereka dalam bermeditasi, karena manfaat positif yang dirasakan setelah mendapat pelatihan meditasi, ternyata mendorong kinerja karyawan menjadi lebih baik dari sebelumnya.




Selain mengajarkan meditasi secara privat atau atas undangan dari korporasi, lelaki berperawakan tinggi dan berpenampilan rapi ini juga berkolaborasi dengan Rumah Perubahan. Lembaga yang dimiliki oleh Rhenald Kasali ini bertujuan untuk membentuk pola berpikir para alumninya agar bisa menjadi sosok yang mampu membawa perubahan positif, baik bagi diri sendiri maupun lingkungan. Adjie Silarus didapuk menjadi salah satu fasilitator dalam training-training yang mereka adakan.

Dalam menerapkan penggunaan meditasi kepada kliennya, Adjie Silarus memilih metode yang berpijak pada aspek individu setiap orang, sebab kebutuhan antara individu satu dengan lainnya pasti berbeda. Ia menggabungkan konsep relaksasi, kekuatan berpikir, serta kekuatan afirmasi. Relaksasi ditujukan untuk menciptakan momen damai dan hening. Sementara kekuatan berpikir dan afirmasi, ditujukan untuk menciptakan jalan menuju perubahan dahsyat di masa mendatang. Inilah yang dimaksud dengan Meditasi PLUS ala Adjie Silarus.

Meditasi untuk membantu perubahan dalam pola hidup, pola pikir, dan cara bersikap ini tidak dapat dilakukan sekali jadi. Ia harus menjadi sebuah rutinitas yang perlu dilatih dan dilakukan secara teratur. Dengan cara demikian, menurut Adjie, manfaat dari meditasi baru dapat dirasakan secara optimal.



Jumat, 29 Maret 2013

Mengemas Ide

21.24.00 0 Comments
Tentukan ide produknya, 
bersamaan dengan itu akan ada cara
 untuk mengemasnya dalam sebuah strategi marketing.
(Veronica Ratna Ningrum)



Seperti halnya saat mengemas sebuah hadiah atau sajian, kita pun perlu mengemas cara marketing produk agar menarik perhatian konsumen. Sebab bagaimanapun, penampilan merupakan faktor yang sangat berpengaruh terhadap nilai jual. Sebuah produk yang bagus namun tanpa disertai strategi marketing yang tepat maka produk tersebut tidak akan menghasilkan keuntungan yang maksimal bagi perusahaan. Sebaliknya, terkadang produk yang sebenarnya biasa, namun dikemas dengan baik, bisa membuat pelanggan jatuh cinta.


Namun, dalam dunia bisnis, kebanyakan yang terjadi kerapkali si pebisnis membuka bisnis yang dia tidak tahu bisnis yang dia geluti. Sehingga kerapkali bisnis gagal untuk eksis atau mampu berkembang dengan baik. Sedangkan bisnis yang berhasil adalah produknya memiliki ‘sesuatu’ dibandingkan produk yang lain, selain juga memenuhi kebutuhan dari customer. Pada akhirnya dalam dunia bisnis, orang yang bisa berhasil di dunia bisnis adalah pebisnis yang dapat mencetuskan ide seperti produk yang mampu menjadi pioneer dibandingkan bisnis yang dibuka hanya untuk ikut-ikutan.

Terkait dengan eksisting bisnis yang dimulai dari keunggulan produk yang dimiliki, maka setelah itu strategi marketing bisa dicanangkan. Seperti misalnya bagaimana menggarap customer hingga menyakinkan customer untuk membeli. Nah, Ide dan kreativitas sangat diperlukan dalam hal ini. Seorang marketer biasanya jeli menemukan ide menarik untuk dijadikan landasan dalam memasarkan produk kliennya. Dengan sedikit sentuhan kreativitas, ide bisa tampil sangat menarik.

Berikut ini tiga panduan sederhana dari Veronica Ratna Ningrum untuk membantu Anda mengemas ide dan kreativitas untuk memasarkan produk Anda ataupun produk milik klien Anda:

Veronica Ratna Ningrum

  1. Mengetahui dengan tepat apa yang dibutuhkan oleh konsumen. Pengetahuan ini dibutuhkan sebab akan menentukan hal apa yang akan dilakukan. Hal ini bisa dilakukan melalui riset pasar sendiri, atau melalui lembaga khusus riset bisnis. Ketika informasi sudah dirasa cukup, maka hasil riset tersebut dianalisa dan digunakan untuk menentukan strategi marketing
  2. Mengemas produk menjadi spesial. Spesial adalah menjadikannya berbeda dengan yang lain atau memiliki keistimewaan dibandingkan dengan produk lainnya. Carilah celah yang bisa dikembangkan berdasarkan hasil observasi produk serupa di pasaran. Dengan demikian, produk tersebut akan dapat tampil lain dari yang lain, dan memberikan nilai tambah bagi produk tersebut.
  3. Menjaga kualitas dari produk. Bagian ini juga merupakan aspek yang penting bagi sebuah produk. Jangan sampai loyalitas konsumen yang sudah terbangun kepada sebuah produk, menjadi hilang karena kualitasnya menurun. Usaha untuk menjaga kualitas produk harus terus dilakukan oleh perusahaan, dengan cara melakukan inovasi dan menambah nilai manfaat dari produk tersebut.
Itulah tiga panduan mengemas ide dan kreativitas untuk marketing. Semoga bermanfaat!







Sang Meditator

20.56.00 0 Comments


Adjie Silarus adalah salah satu Meditator yang mengkhususkan diri dalam bidang One Moment Meditation (OMM). Selama setahun penuh, Adjie Silarus mengkhususkan waktunya untuk mendalami bidang tersebut. Pengetahuannya tersebut kemudian dia gabungkan dengan teknik Meditative Mind serta Mindfulness, untuk membantu para kliennya. Gabungan dari tiga teknik tersebut, membuat Adjie sangat luwes dalam memberikan konsultasi serta melatih teknik meditasi sesuai dengan kebutuhan sang klien.



Menurut Adjie Silarus, meditasi memiliki banyak manfaat, diantaranya adalah untuk menghindarkan diri dari stress, menjernihkan pikiran, serta memberikan rasa damai dan bahagia. Karenanya, meditasi cocok dilakukan oleh karyawan atau orang karir yang kesehariannya dipenuhi kesibukan dan stres. Sejumlah perusahaan besar yang menggunakan jasa Adjie Silarus untuk memberi pelatihan meditasi bagi karyawannya, mengakui hal itu. Mereka mengatakan, setelah mendapat pelatihan meditasi, karyawan mereka merasa menjadi lebih produktif dan bugar dibandingkan sebelumnya.



“Menerapkan sejenak hening sebenarnya mudah,” ujar Adjie Silarus. Cukup dengan menyisihkan waktu satu menit untuk berkonsentrasi dan merasakan keheningan. Dengan melatih diri seperti itu, maka setiap orang akan bisa merasakan manfaatnya pada tubuh dan pikiran. Di samping itu, sejenak hening bisa dilakukan kapan saja. Saat sebelum berangkat kerja, sebelum istriahat, atau menjelang pulang dari kantor. “Ketika selesai bekerja di sore hari, alangkah baiknya kita melakukan sejenak hening, agar kita pulang kerja dengan merasaan damai dan meninggalkan semua stres karena pekerjaan,” saranAdjie Silarus  lagi.





Adjie Silarus menyebarkan pengetahuan dan pengalamannya dalam hal meditasi melalui bentuk pelatihan, seminar, konsultasi, maupun lewat jejaring sosial. Bagi perusahaan atau individu yang ingin belajar teknik meditasi, dapat menghubungi Adjie Silarus Management untuk menentukan hari dan tanggal pertemuan. Adjie juga dapat dihubungi melalui jejaring sosial di Facebook dengan nama “Adjie Silarus Meditator”, atau melalui akun Twitternya di @AdjieSilarus. Adjie dengan senang hati akan melayani permintaan konsultasi seputar Sejenak Hening, atau sekadar untuk bertegur sapa.






 

Minggu, 24 Maret 2013

Change The World

21.18.00 0 Comments
Sometimes kita dibuat tersentak hebat saat mendengar atau melihat berbagai berita yang mengguncangkan. Tidak terlalu jauh, misalnya saat terjadi banjir besar di Jakarta, beberapa saat lalu. Banyak korban yang jatuh, orang-orang kehilangan rumah, harta benda, bahkan nyawa. Belum lagi berbagai kasus korupsi yang merebak seakan tak tahu malu. Anak-anak yang terpaksa mengais sampah demi sesuap nasi. Hutan gundul akibat penebangan liar. Semuanya saling terkait dan membuat dunia terasa semakin carut-marut.

Lalu bagaimanakah cara untuk mengubah dunia? Apa yang harus kita lakukan?

“Mengubah diri terlebih dahulu,” demikian ujar Adjie Silarus, seorang Meditator yang mendalami teknik meditasi Sejenak Hening selama beberapa tahun ini. Ia menggambarkan keberadaan setiap individu sebagai komponen yang saling berpengaruh dalam ekosistem besar bernama dunia. Sehingga, jika sebuah perubahan menjadi kebutuhan, maka tentu langkah pertama untuk memulai perubahan adalah dengan mengubah diri sendiri terlebih dahulu. Baru selanjutnya, efek perubahan akan menular pada sekitarnya. Adjie Silarus menambahkan, tidak ada seorang pemain tunggal yang bertanggung jawab penuh terhadap seisi dunia. Bahkan seorang presiden yang memangku jabatan tertinggi di sebuah negara pun, tidak bisa berlaku sekehendaknya. Namun bukan berarti tidak ada yang dapat dilakukan. Justru sebaliknya, menurut Adjie, jika setiap orang mau memulai merubah diri sendiri terlebih dahulu, maka keharmonisan dalam alam akan lebih mudah dicapai.



Salah satu cara yang disarankan oleh Adjie Silarus adalah, dengan memulai menerima diri sendiri. Setiap individu pasti tidak lepas dari berbagai pengalaman, baik itu yang menyenangkan atau yang buruk. Setiap pengalaman tersebut membentuk diri mereka menjadi seperti yang sekarang. Adakalanya, pengalaman buruk membuat seseorang menjadi pasif, apatis, bertindak agresif terhadap orang lain, dan sukar merasakan kebahagiaan. Itu karena pengalaman buruk meninggalkan bekas luka dalam pada diri seseorang, dan berusaha untuk ditutupi atau dilupakan. Proses menutupi luka masa lalu inilah yang bisa berbalik membuat kita tidak bahagia.

Untuk mencapai keadaan seimbang dan bahagia, Adjie Silarus menganjurkan untuk memulai menerima diri sendiri apa adanya. Baik pengalaman buruk ataupun indah, semuanya adalah bagian dari diri yang perlu diterima secara utuh. “Tanpa penerimaan diri yang utuh seperti itu, kita tidak akan pernah bisa menjadi insan yang lengkap dan mampu berkontribusi positif terhadap lingkungan maupun dunia,” ujar Adjie. Selanjutnya, Adjie Silarus mengatakan, bahwa untuk berkontribusi positif terhadap dunia, kita tidak perlu menunggu hingga semuanya sempurna. Setiap orang bisa memulai dengan langkah kecil, yang dilanjutkan secara terus menerus. Misalnya, mulai memperlakukan alam dengan lebih baik, tidak membuang sampah sembarangan, bersikap baik terhadap orang lain, dan menghindari perilaku korup.

“Jika kita sudah merubah diri menjadi insan yang lebih peduli, dengan sendirinya masalah di dunia akan berkurang, sekalipun pencapaiannya satu demi satu. Tidak perlu terburu-buru saat memutuskan berubah. Nikmati dan hayati prosesnya, dan jangan lupa untuk selalu menyambungkan diri kita dengan alam dan Sang Pencipta,” tutur Adjie Silarus di akhir perbincangan.